Jumat, 23 November 2012

Rumpian pada saat jam makan di kelas



raja : woy bro, aku udah punya cwek lho. nama nya dila.

ifal : aku juga udah punya cewek, namanya adel, dia tinggal dikampung
sidiq: aku milih dini aja jadi cewek ku
raja : aku suka sama dila senyum nya manis, trus dia pintar, dan sekarang dia udah SD
ifal : eh adel itu juga cantik :p

raja : nanti kalo udah gede kita beli mobil ford trus kita ajak deh cewek2 kita jalan.
dan merekapun tertawa2
raja : merokok itu sehat, mabuk-mabuk itu nggak apa- apa
sidiq & ifal : eh, raja merokok dan mabuk-mabuk itu nggak boleh, ntar kita cepat mati lho

raja : iya. ya nanti kalo kita mati cewek2 kita nangis2
trus mereka tertawa lagi....

tiba2 teman mereka yang bernama rivo datang "woi kalian lagi bicara apa?"
raja : kau nggak punya cewek vo, jadi nggak bisa gabung di kelompok kami

karna nggak tahan dengan obrolan mereka akhirnya aku nimbrung di percakapan mereka.
"sayang, semua anak peremuan itu disebut cewek nak, cewek itu sama dengan kata lain untuk perempuan dan wanita"
"ibu, maksud raja itu kami udah punya pacar"
"pacar itu yang dipake untuk mewarnai kuku biar warnanya merah, kayak yang di kuku bu ratna. pacar itu ada yang namanya pacar kayu dan pacar daun, yang fungsinya sama untuk kuku".
"ooooooooo gitu ya bu" sahut mereka berbarengan.

Begitulah anak-anak, menyerap apa saja yang dilihat dan didengernya tanpa tau apa sebenernya yang sedang ia bicarakan. Dan sudah sepantasnya kita sebagai orang dewasa yang berada disekitar anak memberikan tuntunan dan tontonan yang baik pada setiap anak.

3 komentar:

  1. anak kecil memang polos tidak tau mana yang benar dan mana yang buruk, begitu juga mereka.
    semoga anda menjadi guru yg dapat menimbulkan karakter dan akhlak yang baik untuk anak anak penerus bangsa tersebut :)

    BalasHapus
  2. Setuju! Kita yang dewasa harus introspeksi dan menjaga sikap agar dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anak.

    BalasHapus

Design by Wulansari