Selasa, 17 Januari 2012

Karna Dia Selalu Ada


kejadian ini tak mungkin aku lupakan begitu saja, bagaimana mungkin bisa lupa karena peristiwa itu hampir saja menghilangkan semuanya termasuk nyawaku :(


seperti biasa setiap malam aku mengajar anak-anak, setelah anak -anak pada pulang baru deh berselancar didunia maya. setelah capek online, aku menuju istana kapuk :)


jam 4 dini hari aku terbangun, ada bau yang tak sedap dan tak lazim yang tercium. awalnya aku berpikir aroma itu berasal dari nasi goreng yang memang sengaja aku sisihkan buat si rosi. tapi makin lama bau itu semakin menyengat dengan karena penasaran aku mencoba mencari sumber bau tersebut. ya Allah betapa terkejutnya aku setelah melihat ke dapur ternyata kompor masih menyala aku nggak tau dari jam berapa kompor itu menyala dan semua ruangan bau gas.


Untuk sesaat aku hanya diam terpaku sambil berucap " ya Allah bagaimana ini", hanya perkataan itu yang terus aku ulang -ulang, akhirnya aku tersadar aku harus melakukan sesuatu tapi aku nggak tau harus berbuat apa dalam kondisi panik dan seorang diri, entah logis entah tidak aku membuka semua pintu. aku teringat aku harus mencari bantuan, tapi otak ku kembali berpikir pada siapa aku minta tolong pada jam segitu? minta tolong pad orang yg lewat jelas itu sangat bahaya, minta tolong tetangga sebelah kiri? itu sama aja bikin serangan jantungnya kambuh, mau minta tolong tetangga sebelah kanan? mereka hanya sepasang suami istri yang sudah cukup tua, apa iya mereka bisa membantu? ku rasa tidak. akhirnya aku mencoba menelpon orang -orang terdekatku. tapi sayang nya nggak diangkat mungkin udah pada tidur, aku terus mencoba menghubungi dengan menelpon dan ngesms. sampai pada akhirnya salah seorang dari mereka menghubungi balik.


dengan bantuan instruksi dari saudara itu, aku akhirnya bisa mengendalikan kepala gas yang sudah bocor akibat panas karna kelamaan nyala..


Sorenya bapak yang biasa servis kompor datang, dan pada akhirnya dia berkomentar " syukur ya kamu bangun kalo nggak, nggak tau deh apa yang terjadi...


yang paling aku syukuri Allah masih menjaga dan menyelamatkan ku dari bahaya, jika Allah membiarkan ku terus terlena dalam buaian mimpi mungkin sekarang ku tinggal nama.....


begini neh hasil dari kompor nyala kelewat batas, panci nya gosong dan cangkir yang ada diatas pancipun ikut meleh :((

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design by Wulansari