Senin, 16 Mei 2011

Ternyata Dunia Tak Selebar Layar Notebook dan Kamarku :D

        Kemarin  aku keluar dari cangkang indah ku :D ,sebenarnya malas seh buat pergi disamping aku emang orang nya lebih betah dirumah,  kemarin itu cuaca panas banget jadi cukup sudah alasan buat nggak kmana-mana :)). tapi karna ada urusan yang sangat penting bin penting yaaaah mau nggak mau pergi jg deh jadinya....


       karena cuaca panas yang bikin nggak nahan, maka aku putuskan untuk naik angkutan umum aja, sekali2 merakyat boleh dong :)) *dihajarmasa*, ternyata naik angkutan umum seru juga banyak hal yang bisa dijumpai. yaaaah seperti perjalanan kemarin. waktu berangkat seh aseek aja nggak ada yang menarik buat aku ceritaiin. namun perjalannnya pulang nya itu lhooo bikin terharu biru *melebay* :P. karena urusan udah beres maka aku memutuskan untuk pulang ajah,*yaiyahlah pulang mo kemana lagi coba* :D.

        aku berdiri dihalte menunggu angkutan yang akan membawa aku berlalu tempat ini, tak jauh dari tempat aku berdiri sudah ada seorang ibu yang sedang memegang termos air panas, dari wajahnya aku dapat membaca si ibu lagi gelisah. aku mencoba menyapa nya tepat pada saat sang ibu melihat pada ku.
"ibu dari mana?"
" oooh dari rumah sakit dek"
"siapa yang sakit bu?"
"suami ibu dek, dia sakit jantung udah 1 minggu dirawat dirumah sakit, tapi ibu bingung karena kata pihak rumah sakit suami ibu nggak ada dalam kartu jamkes padahal jamkes itu milik ibu.
si ibu muai menanyakan beberapa hal pada ku dan aku berusaha menjelaskan semampu ku. dan tanpa aku sangka sebelom nya si ibu mulai bercerita dengan berurai airmata. sang ibu begitu sedih karena keluarga suami nya tidak mau membantu membiayai pengobatan suaminya, padahal keluarga suaminya termasuk dalam kalangan orang yang bercukupan. si ibu terus bercerita dengan penuh linangan airmata saya berusaha menenangkan si ibu, dan si ibu terus bercerita " 4 jt bukan uang yang sedikit dek bagi saya orang yang miskin ini apalagi suami saya hanya seorang buruh lepas yang kerjanya sering tak menentu dari mana saya mendapatkan uang sebanyak itu?". aku berucap "sabar bu, Allah akan menunjukkan jalan pada tiap hambanya", 'iya, terima kasih dek

     Angkutan yang aku tunggu datang, sang ibu memaksa ku untuk naik angkutan itu, meskipun aku nggak tega meninggalkannya. aku naik ke angkutan itu dengan perasaan yang tak menentu.
dalam angkutan aku melihat keluarga yang sepertinya sudah lama tak bertemu. mereka begitu bahagia bisa bertemu lagi, tak kecuali si gadis dan si pemuda dari masing2 keluarga tersebut. si gadis yang awalnya malu2 saat disapa teman masa kecilnya nya itu terlihat obrolan hangat dengan si pemuda yang berakhir dengan tukar-tukeran no hp.

     beberapa kursi dibelakang ku seorang nenek heboh  berbicara dengan seseorang dengan hp nya sepertinya dia lupa lagi berada dimana sehingga urusan pribadipun dia umbar tanpa malu didengar orang lain.

     Begitu banyak aku menemukan kejadian dalam waktu yang sangat singkat, orang-orang dengan berbagai masalah yang menghimpit. ternyata aku jauh lebih beruntung bisa menikmati hidup dengan mereka yang menyanyangi ku tapi tetap saja aku terkadang aku merasa tak nyaman jika teringat dia :((. aku sudah berusaha melupakan dia tapi belom bisa :((





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design by Wulansari